cirebon balqis

CIREBON- Sejumlah organisasi perempuan menggelar senam bersama di halaman Grage City Mall, Kamis (10/3) sore. Kegiatan yang diikuti Fahmina Institute, WCC Mawar Balqis dan 20 organisasi perempuan lainnya itu, dilaksanakan dengan tema “Break the Chain” dan merupakan puncak peringatan Hari Perempuan Internasional.

Aktivis perempuan dari Fahmina Institute, Alifatul Arifiati mengatakan, sebelumnya, Fahmina Institute dan WCC Mawar Balqis menggelar beberapa rangkaian seperti music hiphop, stand up comedy, dan lainnya. Rangkaian kegiatan peringatan Hari Perempuan Internasional itu digalar 1-10 Maret, yang diakhiri senam bersama.

“Senam bersama break the chain merupakan upaya para aktivis perempuan dalam memutus mata rantai kekerasan terhadap perempuan, seksual, dan diskriminasi. Hal ini merupakan simbol untuk melawan kekerasan terhadap perempuan. Maka dari itu, kita harus tetap bergandengan tangan,” ungkap Alif, panggilan akrabnya kepada awak media, Kamis (10/3).

Menurutnya, senam bersama yang dilakukan bersama dengan 20 organsasi yang berkonsentrasi terhadap gerakan perempaun itu, bisa dijadikan momentum kebangkitan gerakan perempuan. Persatuan di antara organisasi perempuan itu sangat penting, sehingga ke depan tidak ada lagi kekerasan yang menimpa kaum perempuan.

“Kami berharap ke depan akan lebih konsen lagi terhadap aktivitas para perempuannya, seperti diskusi, seminar dan sebagainnya,” ujarnya.

Senada, Koordinator WCC Mawar Balqi, Sa’adah mengatakan, peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada 8 Maret lalu, diisi berbagai kegiatan, yang bertujuan untuk mengingat keberhasilan gerakan perempuan di segala bidang, seperti ekonomi, sosial, dan politik.

Hal tersebut, menurutnya, dibuktikan dengan adanya dukungan dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) terhadap Hari Perempuan Internasional pada tahun 1975 lalu.

“Gagasan ini telah ada sejak abad ke-20 dan mulai menjadi gerakan bersama di setiap negara dan daerah pada 1960-an. Sedangkan gerakan perempuan di Cirebon sendiri sejak tahun 2000-an,” ujar dia.

Ia menuturkan, beberapa kegiatan dalam rangkaian peringatan Hari Perempuan Internasional, di antaranya menggelar sosialisasi kesehatan reproduksi remaja untuk siswa, guru bimbingan konseling (BK), santri di wilayah Cirebon, dan puncaknya, yaitu senam bersama Break The Chain. Lanjut dia, senam bersama Break The Chain merupakan kampanye untuk memutus rantai kekerasan kekerasan terhadap perempuan.

“Kita melihat masih tingginya tingkat kekerasan, baik itu terhadap perempuan maupun anak. Maka dari itu, kegiatan ini sebagai salah satu upaya dan mendorong untuk terus mengampanyekan bahaya kekerasan kepada perempuan maupun anak,” tandasnya.*

fajarnews.com

Leave a comments